Home Terbaru Ukraina Calon Anggota Uni Eropa, Rusia Sebut Ada Konsekuensi Negatif

Ukraina Calon Anggota Uni Eropa, Rusia Sebut Ada Konsekuensi Negatif

Terbaru Video berita.idnpos.com Update June 25, 2022 6:18 pm

JawaPos.com – Rusia pada Hari Jumat (24/6) mengatakan keputusan para pemimpin Uni Eropa (EU) untuk memberikan status calon anggota kepada Ukraina dan juga serta Moldova hendak menimbulkan konsekuensi negatif. Rusia serta mengatakan pemberian status tersebut dapat berarti memperbudak negara-negara tetangga EU.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Mariz Zakharova menyebut langkah EU tersebut sebagaimana usaha untuk merangsek ke lingkup pengaruh Rusia di Persemakmuran Negara-negara Independen (CIS), yg terdiri berasal dari negara-negara bekas Soviet.

Baca Juga :  Kepala Satpol PP DKI ingatkan jajaran untuk tegakkan seluruh perda

“Dengan memutuskan untuk memberikan status kandidat kepada Ukraina dan juga serta Moldova, Uni Eropa menegaskan terus secara aktif mengeksploitasi CIS pada tingkat geopolitik, menggunakannya untuk menahan Rusia,” katanya melalui pernyataan.

“Mereka tidak memikirkan konsekuensi negatif yg timbul berasal dari langkah seperti itu,” ujarnya.

Dengan memperluas keanggotaan ke Ukraina dan juga serta Moldova – dua negara bekas Uni Soviet – Zakharova mengatakan EU sedang mengorbankan ideologi demokratik melalui ekspansi tak terkendali, serta perbudakan politik dan juga serta ekonomi pada negara-negara tetangganya.

Baca Juga :  [IDNberita]-Cara Switch Saldo ShopeePay Ke SeaBank Gratis Biaya Admin

Seperti diketahui, proses yg dijalani sebuah negara untuk menjadi anggota Uni Eropa dapat memakan waktu bertahun-Tahun. Kendati demikian, keputusan EU untuk menerima Ukraina dan juga serta Moldova sebagaimana calon anggotanya merupakan simbol niat kelompok negara Eropa tersebut untuk menjangkau lebih di dalam ke bekas Uni Soviet. Moskow mengatakan pihaknya penting mengirimkan pasukan ke Ukraina, sebagian untuk mencegah wilayah negara itu digunakan untuk menyerang Rusia.

Baca Juga :  [IDNberita]-BAB IV Mengecek Informasi Biaya

Sementara itu, negara-negara Barat maupun pemerintah Ukraina mengatakan pernyataan Rusia itu merupakan alasan tak berdasar untuk membenarkan perampasan tanah atau wilayah.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: