Home Terbaru Saat pemimpin G7 berunding, Rusia tingkatkan serangan rudal ke Ukraina

Saat pemimpin G7 berunding, Rusia tingkatkan serangan rudal ke Ukraina

Terbaru Video berita.idnpos.com Update June 27, 2022 6:18 am

Rusia menyerang Kiev lagi. Rudal-rudal merusak gedung apartemen dan juga serta taman kanak-kanak.

Kiev/Pokrovs (ANTARA) – Rudal-rudal Rusia menghantam blok apartemen dan juga serta taman kanak-kanak di Kiev, ibu kota Ukraina, pada Minggu, di dalam serangan yg dikecam Presiden AS Joe Biden sebagaimana “tindakan biadab”.

Serangan itu dilakukan saat para pemimpin dunia berkumpul di Eropa untuk membahas sanksi lebih lanjut terhadap Moskow.

Sebanyak empat ledakan mengguncang pusat Kiev sampai dini hari, di dalam serangan pertama di kota itu di dalam beberapa minggu.

“Rusia menyerang Kiev lagi. Rudal-rudal merusak gedung apartemen dan juga serta taman kanak-kanak,” kata Andriy Yermak, Kepala Administrasi Kepresidenan.

Baca Juga :  Atasi Pemanasan Global, ASEAN Sepakat Selamatkan 30 Persen Tanah-Laut

Seorang fotografer Reuters melihat kawah ledakan besar di dekat taman bermain di taman kanak-kanak yg jendela-jendelanya rusak.

Wakil Wali Kota Mykola Povoroznyk mengatakan satu orang tewas dan juga serta enam luka-luka. Ia mengatakan ledakan-ledakan terdengar kemudian di bagian yg lain setiap kali Kiev dengan pertahanan udara menghancurkan rudal-rudal yg masuk lebih lanjut.

Rusia telah meningkatkan serangan udara di Ukraina akhir pekan ini, yg serta telah menyaksikan jatuhnya sebuah kota timur yg strategis ke pasukan pro Rusia.

“Ini lebih ke arah kebiadaban mereka,” kata Biden, merujuk pada serangan rudal di Kiev, saat para pemimpin berasal dari negara-negara Jutawan G7 berkumpul untuk pertemuan puncak di Jerman.

Baca Juga :  RI tandatangani MoU Konsultasi Politik dengan Bosnia dan Herzegovina

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan negara-negara G7 mesti menanggapi serangan rudal terbaru dengan menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dan juga serta memberikan lebih sangat banyak senjata berat ke Ukraina.

Saat konflik wilayah terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua memasuki bulan kelima, aliansi Barat yg mendukung Kiev mulai menunjukkan tanda-tanda ketegangan saat para pemimpin khawatir tentang biaya ekonomi yg meningkat.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Barat penting mempertahankan persatuan melawan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga :  [IDNberita]-PEMBAGIAN HADIAH JUARA MANCING_KEBONKLIWON COMPETITION IV 2022

“Harga melangkah mundur, harga membiarkan Putin sukses, merampas bagian-bagian besar wilayah Ukraina, melanjutkan program penaklukannya, harga itu hendak jauh, jauh lebih tinggi,” katanya kepada wartawan.

di dalam pertemuan G7 pada Minggu, Inggris, Kanada, Jepang dan juga serta Amerika Serikat mengusulkan larangan impor emas berasal dari Rusia.

Sumber: Reuters
Baca serta: Rudal Rusia hantam kota Mykolaiv, satu tewas
Baca serta: Zelenskyy: Ukraina kalah menyakitkan, butuh senjata antirudal

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: