Home Terbaru Jelang Stockholm +50, Indonesia Ungkap Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Jelang Stockholm +50, Indonesia Ungkap Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Terbaru Video berita.idnpos.com Update May 25, 2022 7:44 pm

JawaPos.com – Indonesia baru saja menghelat Dialog Publik Kedua bertajuk “Memajukan Inisiatif Pemulihan yg Berkelanjutan dan juga serta Inklusif di Indonesia” yg berlangsung secara virtual pada Hari Selasa (24/5). Dialog publik kali ini membahas lebih di dalam mengenai berbagai usaha konkret yg dilakukan Indonesia di dalam memulihkan ekonomi pascapandemi Corona. yaitu melalui perumusan dan juga serta pelaksanaan program pemulihan berkelanjutan dan juga serta inklusif di dalam kerangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dialog publik ini merupakan rangkaian kegiatan menuju konferensi Stockholm +50 Tahun yg hendak berlangsung pada 2-3 Juni 2022 mendatang. Acara ini sukses terselenggara berkat kerja sama United Nations Development Programme (UNDP) dengan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan juga serta Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, Kedutaan Besar Swedia untuk Indonesia, Kantor Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, dan juga serta UNEP.

Baca Juga :  Pemenang Pulitzer sebut ekonomi perang hancurkan ekonomi swasta di AS

di dalam sambutannya, Nika Saeedi, ad Interim Wakil Kepala Perwakilan UNDP Indonesia sempat menyinggung bagaimana dunia menghadapi krisis Karena akibat pandemi Corona yg terjadi di dalam dua Tahun ini. Pandemi serta turut memengaruhi pembangunan sosial-ekonomi yg telah bertahun-Tahun dunia upayakan.
“Dialog publik kedua kami berkaitan dengan inisiatif pemulihan berkelanjutan dan juga serta inklusif yg telah dilakukan dari Indonesia, dan juga serta hendak diuraikan lebih lanjut usaha penanganan Corona, dengan merumuskan dan juga serta mengimplementasikan program pemulihan ekonomi nasional pasca-Corona. Termasuk pembahasan mengenai rehabilitasi mangrove, bantuan keuangan, dan juga serta transformasi yg mendesak,” sebutnya.

Baca Juga :  [IDNberita]-Rekomendasi Hadiah Alat Rumah Tangga Teko Air kekinian #rapid #shorts #racunshopee

Tri Tharyat, Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemenlu RI di dalam sambutannya mengatakan bahwa proses pembangunan hijau yg berimbang antara ekonomi, sosial, dan juga serta lingkungan merupakan pilar ketahanan Indonesia ke depan.

“Saya berharap diskusi kami dapat menghasilkan analisis dan juga serta pandangan lebih di dalam yg hendak kami bawa ke Stockholm, utamanya di dalam 3 hal berikut. Pertama, Indonesia memiliki praktek terbaik di dalam usaha pemulihan hijau dan juga serta pandemi. Kedua, terdapat pengalaman bagus penanganan pandemi dan juga serta menjadi pelajaran bagi sangat banyak pihak dan juga serta negara. Terakhir, visi planet yg sehat mesti dimulai berasal dari langkah hari ini yg berkelanjutan. Besar harapan saya, dialog hari dapat menjadi bentuk kontribusi kami bagi Indonesia dan juga serta berasal dari Indonesia untuk dunia,” jelasnya.

Baca Juga :  Soal Minyak Goreng, Luhut Ingin Rakyat, Petani & Pengusaha Untung

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: