Home Terbaru Deretan Sanksi CPNS yg Mengundurkan Diri: Blacklist Sampai Denda Rp 100 Juta

Deretan Sanksi CPNS yg Mengundurkan Diri: Blacklist Sampai Denda Rp 100 Juta

Terbaru Video berita.idnpos.com Update May 29, 2022 6:18 pm

Jakarta

Sederet sanksi disiapkan pemerintah bagi para CPNS yg mengundurkan diri saat mau diangkat tetap sebagaimana PNS. Seperti diketahui, publik baru saja dihebohkan dengan kabar ratusan CPNS yg lolos seleksi dan juga serta hendak ditetapkan malah mengundurkan diri.

Setidaknya, data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat terdapat sekitar 100 orang CPNS mengundurkan diri berasal dari total 112.513 yg lolos seleksi dan juga serta memulai tahap penetapan.

Dari 100 orang itu, paling sangat banyak CPNS mengundurkan diri pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yaitu 11 orang. Jumlah terbanyak berikutnya ditempati dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan juga serta Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan masing-masing sejumlah 6 orang.

Baca Juga :  [IDNberita]-UK 🇬🇧 BIG SPOUSE VISA UPDATE | STUDY VISA UPDATES USA CANADA UK

Sisanya, terdapat 1-4 orang yg mengundurkan diri di berbagai instansi. bagus instansi pusat maupun pemerintah daerah.

Kepala Biro Hukum, Humas dan juga serta Kerja Sama BKN Satya Pratama menjelaskan sanksi paling rendah dan juga serta paling umum ialah pelamar kena blacklist, alias tidak dapat lagi melamar pada semua jalur penerimaan aparatur sipil negara (ASN) untuk satu periode berikutnya. Hal itu dijelaskan di dalam Pasal 54 ayat 2 Permen PANRB No 27 Tahun 2021.

Satya menyatakan pelamar yg telah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan juga serta telah mendapat persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, maka hendak dikenai sanksi.

“Sanksi yg diberikan yaitu tidak boleh melamar pada penerimaan ASN untuk satu periode berikutnya,” ungkap Satya kepada detikcom, Hari Jumat (27/5/2022) kemarin.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Hadiri KTT G7 di Pegunungan Alpen Jerman

Nah Satya mengungkapkan berbagai instansi memberlakukan sederet sanksi tambahan. sangat banyak sekali sanksi tambahan itu berupa denda, mulai berasal dari Rp 25 juta sampai Rp 100 juta.

Misalnya, di Kementerian Luar Negeri, melalui Pengumuman Kemenlu no 00008/KP/11/2019/24/03 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri Tahun Anggaran 2019 pelamar Kementerian Luar Negeri yg mengundurkan diri mesti membayar sanksi sebesar Rp 50 juta.

Hal ini berlaku serta di Kementerian PPN/Bappenas, melalui Pengumuman Nomor 01/PANSEL-CPNS/11/2019 tentang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian PPN / Bappenas Tahun Anggaran 2019 menyebutkan terdapat denda sampai Rp 35 juta bagi pelamar CPNS yg mengundurkan diri.

Baca Juga :  Dubes Djauhari umumkan dibukanya perbatasan Indonesia di forum global

Denda paling besar diterapkan Badan Intelijen Negara atau BIN. Melalui Pengumuman Nomor: Peng-11/XI/2019 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Intelijen Negara Tahun Anggaran 2019, dijelaskan terdapat denda mulai berasal dari Rp 25-100 juta bagi pelamar CPNS BIN yg mengundurkan diri. Kriterianya sebagaimana berikut:

1. Dinyatakan lulus seleksi CPNS kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 25 juta
2. Telah diangkat sebagaimana CPNS kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 50 juta
3. Telah diangkat menjadi CPNS dan juga serta telah mengikuti Diklat Intelijen tingkat dasar dan juga serta diklat lainya kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 100 juta.

(hal/dna)

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: